Pebayuran – Perkembangan harga kebutuhan pokok di wilayah Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, terpantau bervariasi namun masih dalam kondisi relatif terkendali pada Minggu (26/4/2026).
Dari hasil pemantauan Babinsa Satgas Pangan, sejumlah komoditas utama seperti beras, gula, minyak goreng, daging, telur, hingga sayuran dan kebutuhan dapur lainnya menunjukkan fluktuasi harga di tingkat pasar tradisional.
Untuk komoditas beras, harga tercatat berada pada kisaran menyesuaikan jenis mulai dari medium hingga premium.
Sementara itu, gula pasir baik curah maupun kemasan masih bertahan di kisaran harga yang sama, termasuk gula merah.
Pada sektor minyak goreng, harga bervariasi tergantung merek dan jenis, termasuk minyak curah dan kemasan seperti MINYAKITA yang masih menjadi acuan masyarakat.
Komoditas protein hewani seperti daging sapi, ayam ras, hingga ayam kampung juga menunjukkan rentang harga berbeda di pasar.
Begitu pula dengan telur ayam yang masih berada pada kisaran stabil baik jenis ras maupun kampung.
Sementara itu, bahan kebutuhan lain seperti susu kental manis, tepung terigu, kedelai, hingga berbagai jenis cabai dan bawang turut mengalami variasi harga sesuai kondisi pasokan di lapangan.
Sejumlah sayuran dan hasil pertanian seperti tomat, kangkung, ketimun, hingga kacang panjang juga terpantau tersedia dengan harga yang masih dapat dijangkau masyarakat.
Tepisah dalam keterangannya Danramil 11/Pebayuran Kapten Inf Sutikno menyampaikan bahwa kegiatan pemantauan harga ini merupakan langkah rutin dalam rangka menjaga stabilitas pangan di wilayah binaan.
“Kami terus mendorong jajaran Babinsa untuk memantau perkembangan harga di lapangan, guna memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman dan tidak terjadi gejolak yang merugikan masyarakat,” ujarnya.
Dengan kondisi tersebut, aktivitas perdagangan di pasar tradisional Pebayuran dilaporkan masih berjalan normal dan kebutuhan masyarakat relatif terpenuhi.
(Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)















